Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Curcol: Cintailah Produk Indonesia

Hei, hei, hei semuanya,,, dicurcolanku kali ini, aku mau bagiin curhatanku tentang istilah "Cintailah Produk Indonesia". Istilah tersebut tentunya gak asing lagi di telinga kalian, dan istilah itu juga sering muncul di berbagai iklan layanan masyarakat, baliho, brosur, spanduk,, pokoknya dll deh. Tapi sebenernya pada tau gak sih, yang sering banget menggagas istilah "Cintailah Produk Indoneisa" ? Mau tau jawabannya, baca sampe beres yah..
 

Yup! para Pejabat di Negeri kita, para Pengusaha di Negeri kita, atau bahkan orang yang bener-bener cinta sama Indonesia-lah yang paling sering menggagas/mengajak kata "Cintailah Produk Indonesia". Artian istilah tadi sangat bagus loh, apalagi kan itu sebuah ajakan, agar warga Indonesia lebih mencintai produknya sendiri ketimbang produk luar. Tapi, gimana kalo misalkan produk luar lebih bagus ketimbang produk asli Indonesia???

Nah, di zaman sekarang yang serba canggih dan modern, masa iya sih para pengusaha/pembuat produk Indonesia gak bisa menghasilkan produk yang bagus dan berkualitas tingi sering dengan perkembangan kecanggihan zaman masa kini? Gak mungkin banget tentunya. Dari masa ke masa Indonesia pasti banyak melahirkan para pembuat/pengusah yang kreatif dan pintar. Karna kekreatifannya dan kepintaranya itulah , mereka bisa buat/menghasilkan produk-produk yang kualitasnya bangus, dan bisa disejajarkan dengan brand luar tentunya.

Eh, ngomong-ngomong soal kata/istilah "Cintailah Produk Indonesia" nih, ternyata cukup ampuh juga para pengusaha kita untuk menarik minat konsumen Indoneisa. Tidak cukup dengan kata-kata doang, para pengusaha membuktikan karya produknya yang asli Indonesia itu kepada para konsumen Indonesia mapun Luar. Selain kualitas, dan bahannya bagus banget, para pengusaha kita juga menjual produk mereka dengan harga yang cukup murah, yah pokoknya sesuailah dengan kocek bulanan kita. Menurutku sih, harganya sangat murah ketimbang sama brand luar, yang kualitanya sama dengan brand kita. Produk luar harganya bisa bikin keder kepala, kisarannya bisa mencapai puluhan bahkan ratusan juta. Tapi kalo produk Indonesia bisa dirogoh dengan kisaran harga 300 ribuan- 2 jutaan. Kalo gak percaya, bisa datengin aja setiap pameran brand Indonesia asli di Jakarta atau Bandung. ( So, udah siap belum belanja produk Indonesia yang keren-keren??)

Nah, gak kalah sama pengusaha, para pejabat di Negeri kita pun gemar banget meneriakkan istilah "Cintailah Produk Indonesia". Apalagi nih, ketika musim kampanye tiba (oh iya tahun 2014 pasti ada tuh), pasti kata "Cintailah Produk Indonesia" berserakan banget. Sebenernya sih, dikampanye tahun 2009 pun, banyak juga para pejabat kita mengkampayekan "Cintailah Produk Indonesia", atau "Gerakan Aku Cinta Indonesia", atau ada lagi "Created Indonesia". Ah, pokoknya banyak banget deh kata yang berhubungan dengan "Cintailah Produk Indonesia", tapi sayangnya itu hanya umbaran janji kampanye belaka agar memungut suara rakyat.

Masalah janji kampanye, pejabat sangat pintar untuk mengkoar-koarkan janji mereka kepada rakyatnya, dan setelah mereka berhasil (menang), janji mereka akan menjadi kata sampah belaka alias NIHIL jika ditagih. Aku akan ambil contoh nyata: Seperti seorang Pejabat wanita di Indonesia, yang gencar banget mempromosikan produk Indonesia serta meneriakkan "Cintailah Produk Indonesia"  (aku gak akan sebut namanya, mungkin aku akan sebut Bu Menteri aja). Gak hanya meneriakkan istilah diatas. Bu Menteri pun ikut menenteng tas yang bercorak batik, dan tentunya prduk asli Indonesia, ketika diadakannya pameran Produk Indonesia di Jakarta, serta pengenalan produk asli Indonesia kepada WNA.

Tapi, semiggu kemudian, Bu Menteri tersebut menghadiri sebuah acara di Jakarta tentunya (aku nonton di TV), ternyata ada yang aneh dalam tentengan di lengan Bu Menteri, yang asalnya tas bermotif batik yang ada dilengan bu Mneteri ketika meneriakkan istilah "Cintailah Produk Indonesia", eh sekarang berubah drastis menjadi tas bermerek LV bertakhtakan emas yang ada di lengan Bu Menteri tersebut.

Ada yang tau apa kepanjangan dari LV? mungkin diantara kalian yang penggila branded atau shopaholic, pasti tau apa itu kepanjang dari LV? Yah, Louis Vuitton, tas yang dikenakan Bu Mneteri tersebut, untuk menghadiri sebuah acara di Jakarta. Bagi yang belum tau kayak gimana tas LV, bisa diliat di bawah ini:



Gak usah ditanya harganya berapa, bisa bikin merinding deh. Kalo ditaksir nyata bisa mencapai harga rumpah impian ku kelak. Nah, gak hanya itu, dikesempatan yang berbeda,  Bu Menteri tersebut berganti tentengan lagi dengan merek Dior. Sebuah tas brand luar tentunya. Gak udah ditebak lagi harganya, pokoknya 11-12 lah sama LV. Mungkin perkiraanku, Bu Menteri tersebut ingin keliatan modis dengan caranya berganti tas di setiap acara yang berbeda (branded pula lagi). Tapi lebih modis lagi, jika Bu Menteri tersebut mengganti tas brandednya dengan tas PRODUK ASLI INDONESIA., bener gak? Lagi pula, masa Bu Menteri tersebut lupa sih sama omongannya sendiri waktu mengahdiri pameran itu.

Tapi, gak apa-apa juga sih, jika Bu Menteri tersebut mengingkari ucapannya, toh yang nangung dosa dia sendiri,,, bener gak?? dan memnag omongan-omongan yang seperti itu kayaknya sering banget untuk diingkari sama Pejabat kita kan? kalo gak percaya bisa ditengok periodisasi demokrasi kita yang sekarang. Lagipula, syah-syah saja jika Bu Menteri tersebut pake berbagai merek tas branded, asalkan jangan pake anggaran Negara, betul gak??

Okey deh, sekian dulu postinganku tentang curcol "Cintailah Produk Indonesia", nanti aku sambung lagi, eh bukan aku yang akan sambung lagi, tapi para calon pejabat kita nanti di 2014 yang akan sambung pembahasan ini lagi, di ajang kampanye pemilu Legislatif/ Pilpres nanti. bye,, bye,,,
Eva Annisasalam
Eva Annisasalam Seorang Hamba Allah yang Mensyukuri Kekurangan dan Kelebihan

Post a Comment for "Curcol: Cintailah Produk Indonesia"